Kamis, 04 April 2019

Sumber Informasi Sosial Humaniora


Nama                           : Yuli Andina Putri
Nim                             : 0601171013
Jurusan/Semester        : Ilmu Perpustakaan-B/ Semester 4

Perpustakaan Sebagai Sumber Informasi

Perkembangan informasi sangat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan informasi. Tingkat kebutuhan setiap orang berbeda-beda semakin tinggi tingkat kebutuhan akan informasi maka perilaku pengguna untuk mencari dan menemukan informasi juga semakin aktif. Tentunya informasi yang dibutuhkan adalah informasi yang relevan dan akurat dan dapat membantu mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Tingkat kebutuhan tersebut mengakibatkan adanya perbedaan perilaku setiap pengguna informasi dalam melakukan pencarian informasi.
Pencari informasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan informasi. Perilaku informasi dimulai ketika seseorang merasa bahwa pengetahuan yang dimilikinya saat itu kurang dari pengetahuan yang dibutuhkan. Untuk memenuhi kebutuhannya maka orang tersebut akan mencari dengan menggunakan berbagai sumber tindakan pencarian informasi dengan menggunakan literatur adalah suatu perilaku yang kenyataannya menggambarkan berbagai tujuan.
Perilaku dalam mencari informasi diistilahkan sebagai information searching behavior. Menurut Wilson (2000) “perilaku pencari informasi ketika berinteraksi dengan sistem informasi”. Dalam hal ini penggunaan informasi menyadari adanya kebutuhan yang harus dipenuhi untuk kelangsungan kegiatan sehari-hari pengguna informasi.
Perpustakaan merupakan salah satu tempat untuk mendapatkan berbagai macam informasi. Selain sebagai ruang yang menyediakan koleksi dan layanan informasi, perpustakaan juga menunjang kreasi, diseminasi, penggunaan dan pelestarian data, informasi dan pengetahuan. Perpustakaan mendukung proses pencarian informasi karena melingkupi koleksi yang besar dari berbagai informasi dan dalam hal umum yang berkaitan dengan pengorganisasian, pengambilan, akses, penyimpanan, pengarsipan dan pengawetan informasi.
Perpustakaan perguruan tinggi yang merupakan jantungnya dari sebuah institusi pendidikan menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan seluruh aktivitas akademik dalam proses pendidikan. Library is the heart of educational process. Idealnya, perguruan tinggi yang baik haruslah memiliki perpustakaan yang baik.
Menurut Brodjonegoro (2003:7) bahwa setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta wajib memiliki perpustakaan dan apabila tidak memiliki perpustakaan maka akan dicabut izin berdirinya perguruan tinggi tersebut. Informasi adalah data yang diolah dan dibentuk menjadi lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Informasi merupakan pengumpulan dan pengolahan data untuk memberikan keterangan atau pengetahuan.
 Davis (2009:71) mendefinisikan informasi sebagai hasil dari olahan sebuah data yang memberikan pemahaman, wawasan, kesimpulan, keputusan, konfirmasi atau rekomendasi bagi si penerima. Informasi tersebut dapat berupa laporan, analisis, data yang terorganisir dalam output yang dapat dimengerti, respon, verbal, grafik, gambar, atau video.
Menurut Davis (2009:72) informasi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Benar/salah, berhubungan dengan kebenaran terhadap kenyataan.
2.      Baru, informasi yang dihasilkan benar-benar baru bagi penerimanya.
3.      Tambahan informasi yang dapat diperbaharui, memberikan adanya perubahan terhadap informasi yang telah ada
4.      Korektif, digunakan untuk melakukan koreksi terhadap informasi sebelumnya yang salah.
5.      Penegasan, dapat dipertegas informasi yang telah ada sehingga keyakinan terhadap informasi semakin meningkat.

Sumber informasi dapat diperoleh dalam dokumen dan non-dokumen. Sumber informasi yang berupa dokumen dapat berbentuk buku, jurnal, majalah, hasil-hasil penelitian. Sedangkan sumber informasi non-dokumen adalah manusia, yakni teman, pustakawan, pakar atau spesialis informasi. Menurut Setiarso (1997:5-6) bahwa sumber informasi juga terdapat pada:
1.      Manusia, manusia sebagai sumber informasi dapat kita hubungi baik secara lisan maupun tertulis yang lazim digunakan untuk kontak langsung dengan sumber ini ialah pertemuan dalam bentuk ceramah, panel diskusi, konferensi, lokakarya, seminar dan lain-lain.
2.      Organisasi, badan atau lembaga penelitian baik milik pemerintah maupun swasta yang bergerak dalam bidang sejenis merupakan sumber informasi penting termasuk industri dan himpunan profesi. Mereka memiliki kemampuan karena mempunyai fasilitas berupa tenaga penelitian, peralatan atau labolatorium, perpustakaan, dan jasa informasi yang tersedia.
3.      Literatur, literatur atau publikasi dalam bentuk terbaca maupun mikro merupakan merupakan sumber informasi yang cukup majemuk. Literatur dapat dikelompokkan menjadi:
a.       Literatur primer, bentuk dokumen yang memuat karangan yang lengkap dan asli. Jenisnya berupa makalah, koleksi karya ilmiah, buku pedoman, buku teks, publikasi resmi, berkala, dan lain-lain.
b.      Literatur sekunder, disebut juga sebagai sarana dalam penemuan informasi pada literatur primer. Jenisnya adalah berupa indeks, bibliografi, abstrak, tinjauan literatur, katalog dan lain-lain.

Daftar Pustaka
Setiarso, Bambang. (1997). Penerapan Teknologi Informasi dalam Sistem
Dokumentasi dan Perpustakaan. Jakarta: Grasindo.
Wilson, T.D. (2000). Recent trends in user studies: action research and qualitative
methods. Information Research, 5 (3).. march 14, 2011
Davis, Gordon B. (2009). Management information system: conceptual
            Foundation, srtucture and developmenet. Second Edition New York:
McGraw Hills. June 27, 2011
Citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.90.9811.
Siti Rozinah.2012. Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa dalam Penulisan Skripsi (Tesis)
            Jakarta (ID): STAINU

Layanan Sirkulasi


Nama                           : Yuli Andina Putri
Nim                             : 0601171013
Jurusan/Semester        : Ilmu Perpustakaan-B/ Semester 4

Kegiatan Layanan Sirkulasi
Perpustakaan diartikan sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual (SulistyoBasuki :1991). Perpustakaan digolongkan ke dalam beberapa jeni salah satu jenis perpustakaan yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat adalah perpustakaan umum.
Perpustakaan umum merupakan ruang publik yang terbuka untuk masyarakat, dan menjadi tempat bagi semua orang untuk membaca, berdiskusi, dan belajar tentang banyak hal. Di dalam perpustakaan umum tersedia berbagai koleksi yang dibutuhkan orang banyak dari berbagai lapisan, tanpa mengenal latar belakang. Di dalam perpustakaan selain sarana prasarana sebagai faktor pendukung layanan adalah pustakawan yang berperan penting dalam layanan, layanan Sirkulasi di perpustakaan merupakan salah satu kegiatan yang berkaitan dengan pemustaka perpustakaan.
Layanan Sirkulasi adalah layanan pengguna yang berkaitan dengan peminjaman, pengembalian, dan perpanjangan koleksi. Selain itu bagian sirkulasi juga harus bekerja sama dengan bagian pemeliharaan dan perbaikan koleksi perpustakaan, agar koleksi lebih efektif digunakan oleh pengguna. Dalam ilmu perpustakaan, sirkulasi sering disebut kegiatan peminjaman bahan pustaka atau kegiatan yang berkaitan dengan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka (Lasa, 1993:1). Layanan sirkulasi di perpustakaan merupakan salah satu kegiatan yang berkaitan dengan pengguna perpustakaan.
Menurut F. Rahayunimgsih (2007: 95-98) Kegiatan layanan sirkulasi antara lain:
a.       Pendaftaran anggota perpustakaan
Salah satu tugas di bagian sirkulasi adalah menerima pendaftaran anggota perpustakaan dan melayani perpanjangan keanggotaan.
b.      Peminjaman
Peminjaman koleksi merupakan salah satu kegiatan utama dalam sirkulasi kegiatan adalah suatu proses pencatatan transaksi yang dilakukan oleh petugas perpustakaan dengan pemustaka pada saat pemustaka meminjam koleksi.
c.       Pengembalian atau perpanjangan
Kegiatan pengembalian adalah kegiatan pencatatan bukti bahwa pemustaka telah mengembalikan koleksi yang dipinjamnya.
d.      Penagihan
Kegiatan penagihan adalah kegiatan pemberitahuan kepada peminjam untuk meminta kembali koleksi yang dipinjam karena telah melampui batas waktu peminjaman.
e.       Pemberian sanksi
Sanksi adalah suatu tindakan pemberian hukuman atas orang yang melakukan pelanggaran.
f.       Beres administrasi perpustakaan
Beres administrasi perpustakaan adalah kegiatan pemeriksaan bahwa pemustaka tidak lagi mempunyai pinjaman dan denda, serta pemberian tanda bukti bahwa pemustaka telah bebas dan tidak mempunyai tanggungan apapun pada perpsutakaan.
g.      Statistik
Statistik adalah kegiatan pengumpulan data kegiatan sirkulasi sebagai bahan untuk melihat keadaan dan pengembangan perpustakaan.
Menurut Qalyubi (2007: 221) bagian layanan sirkulasi mempunyai fungsi melayani pengunjung perpustakaan khususnya dalam hal berikut ini:
a. Pengawasan pintu masuk dan keluar perpustakaan.
b. Pendaftaran anggota perpustakaan, perpanjangan keanggotaan, dan pengunduran diri anggota perpustakaan.
c. Peminjaman, pengembalian, dan perpanjangan waktu bahan peminjaman.
d. Pengurusan keterlambatan pengembalian koleksi yang dipinjam, seperti denda.
e. Pengeluaran surat peringatan bagi buku yang belum dikembalikan pada waktunya dan surat bebas pustaka.
f. Penugasan yang berkaitan dengan peminjaman buku, khususnya buku hilang atau rusak.
g. Pertanggungjawaban atas segala berkas peminjaman.
h. Pembuatan statistik peminjaman berupa statistik anggota yang memperbarui keanggotaanya, anggota batu, anggota yang mengundurkan diri, pengunjung perpustakaan, statistik peminjam, statistik jumlah buku yang dipinjam, statistik peminjaman buku berdasarkan subjek, dan jumlah buku yang masuk daftar tandon.
i. Penugasan lainnya, terutama yang berkaitan dengan peminjaman.

Daftar Pustaka
Lasa, HS. 2007. Manajemen Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Pinus Book
Publisher.
Qalyudi, Syihabuddin. 2007. Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi.
Yogyakarta: Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Adab.
Sulistyo-Basuki. 1991. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Rahayuningsih. 2007. Pengelolaan Perpustakaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.          
Azmi Nur Widya.2013. Persepsi Pemustaka Tentang Sikap Pustakawan Pada Layanan Sirkulasi Di Perpustakaan Daerah Jepara (skripsi). Semarang (ID): Universitas Diponegoro

Koleksi Perpustakaan Tercetak dan Noncetak

A.    Pengertian Koleksi perpustakaan Koleksi adalah suatu istilah yang digunakan secara luas di dunia perpustakaan untuk menyatakan bah...