Nama :
Yuli Andina Putri
Nim :
0601171013
Jurusan/Semester
: Ilmu Perpustakaan-B/ Semester 4
Perpustakaan
Sebagai Sumber Informasi
Perkembangan
informasi sangat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan informasi. Tingkat kebutuhan
setiap orang berbeda-beda semakin tinggi tingkat kebutuhan akan informasi maka
perilaku pengguna untuk mencari dan menemukan informasi juga semakin aktif. Tentunya
informasi yang dibutuhkan adalah informasi yang relevan dan akurat dan dapat
membantu mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Tingkat kebutuhan tersebut
mengakibatkan adanya perbedaan perilaku setiap pengguna informasi dalam
melakukan pencarian informasi.
Pencari
informasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan
informasi. Perilaku informasi dimulai ketika seseorang merasa bahwa pengetahuan
yang dimilikinya saat itu kurang dari pengetahuan yang dibutuhkan. Untuk memenuhi
kebutuhannya maka orang tersebut akan mencari dengan menggunakan berbagai
sumber tindakan pencarian informasi dengan menggunakan literatur adalah suatu
perilaku yang kenyataannya menggambarkan berbagai tujuan.
Perilaku
dalam mencari informasi diistilahkan sebagai information searching behavior. Menurut Wilson (2000) “perilaku
pencari informasi ketika berinteraksi dengan sistem informasi”. Dalam hal ini
penggunaan informasi menyadari adanya kebutuhan yang harus dipenuhi untuk
kelangsungan kegiatan sehari-hari pengguna informasi.
Perpustakaan
merupakan salah satu tempat untuk mendapatkan berbagai macam informasi. Selain sebagai
ruang yang menyediakan koleksi dan layanan informasi, perpustakaan juga
menunjang kreasi, diseminasi, penggunaan dan pelestarian data, informasi dan
pengetahuan. Perpustakaan mendukung proses pencarian informasi karena
melingkupi koleksi yang besar dari berbagai informasi dan dalam hal umum yang
berkaitan dengan pengorganisasian, pengambilan, akses, penyimpanan, pengarsipan
dan pengawetan informasi.
Perpustakaan
perguruan tinggi yang merupakan jantungnya dari sebuah institusi pendidikan
menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan seluruh aktivitas akademik dalam
proses pendidikan. Library is the heart of educational process. Idealnya,
perguruan tinggi yang baik haruslah memiliki perpustakaan yang baik.
Menurut
Brodjonegoro (2003:7) bahwa setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta
wajib memiliki perpustakaan dan apabila tidak memiliki perpustakaan maka akan
dicabut izin berdirinya perguruan tinggi tersebut. Informasi adalah data yang
diolah dan dibentuk menjadi lebih berguna dan lebih berarti bagi yang
menerimanya. Informasi merupakan pengumpulan dan pengolahan data untuk
memberikan keterangan atau pengetahuan.
Davis (2009:71) mendefinisikan informasi
sebagai hasil dari olahan sebuah data yang memberikan pemahaman, wawasan,
kesimpulan, keputusan, konfirmasi atau rekomendasi bagi si penerima. Informasi tersebut
dapat berupa laporan, analisis, data yang terorganisir dalam output yang dapat
dimengerti, respon, verbal, grafik, gambar, atau video.
Menurut
Davis (2009:72) informasi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Benar/salah,
berhubungan dengan kebenaran terhadap kenyataan.
2. Baru,
informasi yang dihasilkan benar-benar baru bagi penerimanya.
3. Tambahan
informasi yang dapat diperbaharui, memberikan adanya perubahan terhadap
informasi yang telah ada
4. Korektif,
digunakan untuk melakukan koreksi terhadap informasi sebelumnya yang salah.
5. Penegasan,
dapat dipertegas informasi yang telah ada sehingga keyakinan terhadap informasi
semakin meningkat.
Sumber
informasi dapat diperoleh dalam dokumen dan non-dokumen. Sumber informasi yang
berupa dokumen dapat berbentuk buku, jurnal, majalah, hasil-hasil penelitian. Sedangkan
sumber informasi non-dokumen adalah manusia, yakni teman, pustakawan, pakar
atau spesialis informasi. Menurut Setiarso (1997:5-6) bahwa sumber informasi
juga terdapat pada:
1. Manusia,
manusia sebagai sumber informasi dapat kita hubungi baik secara lisan maupun
tertulis yang lazim digunakan untuk kontak langsung dengan sumber ini ialah
pertemuan dalam bentuk ceramah, panel diskusi, konferensi, lokakarya, seminar
dan lain-lain.
2. Organisasi,
badan atau lembaga penelitian baik milik pemerintah maupun swasta yang bergerak
dalam bidang sejenis merupakan sumber informasi penting termasuk industri dan
himpunan profesi. Mereka memiliki kemampuan karena mempunyai fasilitas berupa
tenaga penelitian, peralatan atau labolatorium, perpustakaan, dan jasa
informasi yang tersedia.
3. Literatur,
literatur atau publikasi dalam bentuk terbaca maupun mikro merupakan merupakan
sumber informasi yang cukup majemuk. Literatur dapat dikelompokkan menjadi:
a. Literatur
primer, bentuk dokumen yang memuat karangan yang lengkap dan asli. Jenisnya berupa
makalah, koleksi karya ilmiah, buku pedoman, buku teks, publikasi resmi,
berkala, dan lain-lain.
b. Literatur
sekunder, disebut juga sebagai sarana dalam penemuan informasi pada literatur
primer. Jenisnya adalah berupa indeks, bibliografi, abstrak, tinjauan
literatur, katalog dan lain-lain.
Daftar Pustaka
Setiarso,
Bambang. (1997). Penerapan Teknologi
Informasi dalam Sistem
Dokumentasi dan
Perpustakaan. Jakarta: Grasindo.
Wilson,
T.D. (2000). Recent trends in user studies: action research and qualitative
methods.
Information Research, 5 (3).. march
14, 2011
Davis,
Gordon B. (2009). Management information
system: conceptual
Foundation,
srtucture and developmenet. Second Edition New York:
McGraw
Hills. June 27, 2011
Citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.90.9811.
Siti
Rozinah.2012. Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa dalam Penulisan Skripsi
(Tesis)
Jakarta (ID): STAINU